Tuesday, October 24, 2017

For The First Time Ikutan Jemma Class, WomanTalk | DIY Oil Moisturizer | Amore Skin Indonesia

Photo credit by @ensiklodeco

Akhirnya, saya punya kegiatan di hari sabtu selain menyelesaikan tanggung jawab pekerjaan kantor. Sabtu saya 1 minggu yang lalu, ternyata jadi Sabtu pertama saya belajar lebih dalam lagi soal
skin care. Jadi, zaman sekolah bahkan sampai kuliah, skin care yang saya kenal cuma facial foam dan pelembab wajah saja. Selebihnya saya buta sama sekali kalau ternyata wajah kita itu sangat membutuhkan nutrisi lebih dan perawatan yang serius.


Maklum, bisa dibilang saya agak cuek sama penampilan. Sabtu, 14 Oktober 2017, lalu jadi hari yang menyenangkan untuk saya. Berkat teman kantor yang memang sudah terbiasa ikut kegiatan workshop kecantikan, saya ketularan untuk lebih aware lagi soal perawatan wajah dan tubuh. Akhirnya, saya ikutan Jemma Class: DIY Oil Moisturizer for Face & Body with Amore Skin Indonesia. Jujur, awalnya saya benar-benar bingung, karena kegiatan seperti ini baru pertama kali saya ikuti dan ternyata bikin ketagihan! 


Teman-teman Jemma Class by WomanTalk
Jemma Class dimulai. Mba Maya dari Amore Skin Indonesia sedang sharing

Mungkin sudah banyak dari teman-teman yang sering menghadiri workshop yang diadakan Jemma Class, tapi saya dengan katronya baru ikutan sekarang. WomanTalk memang selalu bisa banget nih bikin cewek-cewek bahagia dengan workshop yang mereka adakan. Salah satunya adalah DIY Oil Moisturizer ini. Pulang dari acaranya, saya dapat banyak ilmu yang mungkin akan nempel terus diotak dan benak saya, seperti pacar pertama. 

Awalnya sangat canggung, karena sebenarnya hadir ke acara itu pun saya menggantikan seseorang yang tidak bisa hadir. Jadilah teman saya langsung menghubungi saya pagi-pagi sekali untuk mengabari bahwa ada kuota yang tersisa dan saya ditawari untuk mengisinya. Meski masih dalam keadaan ngantuk, beruntung otak ini masih berfungsi dan bilang,
"Kesempatan nggak dateng 2 kali, Ran. Ada peluang nambah elmu, ayo hajar aja!" 
Ketika ditawarkan, tentu saya langsung bilang YES dan beranjak dari pelukan kekasih saya (kasur) untuk mandi dan siap-siap berangkat. Dan, ya saya telat, acara jam 9 pagi, saya baru sampai jam 10 pagi. Beruntung acaranya baru aja dimulai oleh Mba Maya dari Amore Skin Indonesia selaku pembicara dan guru yang menuntun saya dan teman-teman mengerti sekaligus praktik membuat oil moisturizer. 

Mba Maya saat itu sudah seperempat jalan menjelaskan tentang natural oil. Begitu datang, saya langsung disambut dengan ramah (padahal telat banget) dan diarahkan untuk duduk dikursi kosong. Banyak sekali yang disampaikan sama Mba Maya, kalau diuraikan di sini pasti akan sangat panjang sekali. Tapi, yang saya paling ingat adalah, wajah kita ini adalah aset, dan sangat penting untuk dirawat. Apalagi jenis kulit yang kering seperti saya, oil moisturizer itu sangat-sangat penting! Tapi, menurut Mba Maya, jenis kulit berminyak juga sangat dianjurkan untuk menggunakan oil moisturizer loh. Kenapa? Kan kulit sudah berminyak, kok malah ditambah lagi sama minyak? 


Mba Maya dari Amore Skin Indonesia kasih penjelasan tentang oil 
Nah, ini juga yang jadi pertanyaan saya saat itu, meski jenis kulit saya kering, tapi rasa penasaran tetap saya mampir. Menurutnya kulit berminyak bukan berarti tidak boleh menggunkan produk kecantikan yang sifatnya berminyak, justru dianjurkan saja kok, dengan syarat kulit kamu cocok dengan produknya. Wajah kita ini sebenarnya sudah memiliki minyak alami yang selalu keluar, nah kalau tidak dikontrol oleh pikiran dan produk kecantikan yang sifatnya menutrisi, minyak alami wajah kita ini akan semakin tidak terbendung. Alhasil, makin banyak deh produksi minyak pada wajah. Pertama yang perlu diperhatikan adalah pola pikir kita, karena pikiran kita ini justru yang paling dominan dan bisa mengontrol apa yang akan dilakukan oleh tubuh kita, termasuk produksi minyak. Semoga teman-teman mengerti maksud saya ya.

Masing-masing peserta yang hadir dikasih buku panduan berisi penjelasan tentang dunia peroilan. Membuatnya pun nggak bisa sembarangan, harus sesuai takaran, untuk natural oilnya sendiri boleh menggunakan 2-3 jenis yang berbeda, asal takarannya 99% atau 9,9 gram. Sedangkan essential oilnya cukup 1% atau 0,1 gram. Berhubung ini kali pertama bagi saya membuat produk kecantikan sendiri, apalagi dengan takaran-takaran yang sampai sekarang masih membuat saya bingung. Akhirnya saya nyontek dari teman-teman yang sudah berpengalaman dan jago membuatnya. Nah akhirnya saya dapat gilian buat, sambil rewel tanya sana sini, apa yang saya lakukan benar atau tidak. Dan, yey! Akhirnya saya punya oil moisturizer dong.


Oil moisturizer buatan sendiri ini nantinya akan kita bawa pulang. Fungsinya banyak banget ternyata, dan saya baru tau. Karena sifatnya minyak, tentu oil moisturizer ini bisa melembabkan kulit kita, menutrisi, dan bikin sehat deh pokoknya. Berhubung bahan-bahannya natural, jadi nggak perlu khawatir akan ada efek samping yang berarti. Asal kamu tau betul jenis kulit kamu dan apa yang dibutuhkan sama kulit kamu, kemudian sesuaikan deh sama bahannya yang cocok sama jenis kulit. Dan saya jatuh cinta sekali dengan natural oil moisturizer yang sudah saya buat ini. Setiap malam sebelum tidur pasti saya gunakan di wjaah, dan yang saya rasakan, kulit wajah saya terasa jauh lebih rilex setelah seharian lelah kerja.

Oh iya, selain seru karena praktek langsung bikin oil moisturizer, Jemma Class kali ini juga disponsori sama Ponds. Ponds sendiri adalah sahabat saya sejak pertama kali saya kenal sama sabun cuci muka. Meski sekarang kadang gonta ganti, tapi Ponds selalu jadi cinta pertama dan andalan saya. Jadi pas tau kalau produk Ponds yang ada di atas meja (yang dekorasinya super kiyudh!) boleh di bawa pulang, nggak pake ba bi bu, saya pasang senyum kemenangan dan langsung masukin ke dalam tas yang sudah disediakan sama WomanTalk juga. Duh, lengkap banget deh! Ilmunya dapat, oleh-oleh cantiknya juga dapet.




Ada juga nih yang nggak kalah penting. Tempat diselenggarakannya Jemma Class ini adalah salah satu coffee shop yang kekinian banget. Dan sebagai millennials (wedeh, suka nggak sadar umur), saya bangga pernah mampir dan makan gratis di sana berkat WomanTalk. Yooott! Tempatnya adalah Kroma, Panglima Polim. Super nyaman, makanan dan minumannya enak. Kalau boleh minta nambah, jujur saya nggak akan sungkan untuk minta. Paling panita yang sungkan untuk kasih tambahan. Hehe! But, anyway, yang mengejutkan juga adalah, saya ketemu sama teman satu kampus dan ternyata teman kantor saya ini sudah lebih dulu kenal sama dia. Dunia ini memang sempit ya! 




Acara ini bakal saya ingat terus sih, dan semoga nggak hanya sekali bisa ikutan workshopnya Jemma Class, WomanTalk. Terima kasih sekali lagi untuk kak Qiqi yang sudah mengingat saya yang haus ilmu akan dunia perskincarean, sampe-sampe bangunin pagi-pagi untuk kembali menawarkan mengisi kursi orang lain yang tidak bisa hadir. Dan tentu saja terima kasih banyak WomanTalk sudah membuat acara yang sungguh berfaedah ini! And also thank you so much, Mba Maya dari Amore Skin Indonesia yang tidak pelit akan ilmunya, meski baru sembuh dari sakit, tapi tetap semangat untuk berbagi ilmu berharganya. Semoga next event, saya bisa ikutan lagi! Yuhuuu... 

Nah, kalau yang mau ikutan Jemma Class, bisa banget pantengin Instagramnya @womantalk_com atau langsung aja kunjungi websitenya di womantalk.com. Semoga bisa dapet ilmu lebih banyak lagi!

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah mampir, jangan lupa beri kritik dan saran yang membangun supaya Blog ini bisa lebih bermanfaat lagi.